Selasa, 24 Juni 2008

memilih kohaku

Sudah menjadi acuan bahwa penilaian seekor ikan Koi berawal dan berakhir dengan KOHAKU

Mengapa, karena ini adalah jenis pertama yang menjadi patokan awal budidaya atau pembibitan diawal 1890an. Ini juga dapat diartikan bahwa seseorang yang belajar mengenai berbagai macam jenis Koi dan menjadi berpengalaman akan kembali menghargai KOHAKU sebagai sesuatu yang sederhana tapi sangat indah diantara jenis yang lain.

Hal yang perlu diperhatikan dalam memilih kohaku adalah :

  1. Tubuh ikan harus mempunyai warna dasar tubuh putih salju (biasa disebut SHIRO) dengan marking merah (HI)

  2. Warna putihnya harus sempurna tanpa introduksi warna lain atau warna semu kekuningan atau pengaruh warna lainnya.

  3. Hi ( marking merah )harus diantara warna pekat oranye sampai merah ferari tapi warna ini harus tebal dan cerah tanpa tanpa ada titik titik kecil. Warna hi harus sama dari kepala sampai buntut. (bias lihat contoh pada Seri Koi sebelumnya/marking dan Pattern)

  4. Banyak juri lebih menyukai warna cerah oranye sampai merah cerah karena akan terlihat lebih indah, warna merah yang terlalu kelam terlihat agak kasar dan terlalu mencolok

  5. Perlu dicatat Kohaku harus mempunyai marking ( Hi ) pada kepalanya

  6. Pola ini harus secara artistic seimbang dan KIWA, atau garis garis pertemuan antara warna marking dan warna dasar tubuh harus terlihat jelas seperti potongan

  7. Satu trend di Jepang mulai menghargai garis keturunan dan kiwa yang berhenti pada setiap ujung ujung sisik (Ini lebih complicated lagi, nanti saya akan berikan ulasan dilain kesempatan)

  8. Pola warna yang masih tidak terlalu jelas pada kepala (biasa disebut SASHI) menunjukan bahwa ikan dapat menjadi lebih baik/improve dan kualitasnya masih mungkin meningkat dan mempunya penilaian tersendiri pada kontes kontes koi.

  9. Sangat berpengaruh jika Koi mempunyai hidung yang putih dan tidak ada marking merah yang menyentuh buntut/sirip buntut (tail stop) dan sirip2 lainnya

  10. Yang lebih pelik adalah bahwa kepala harus tidak sepenuhnya merah dan tidak pula turun ke wajah samping ikan. Atau dibawah garis lateral.

  11. Hi yang berada dibawah garis lateral sangat tidak disukai, jika kita lihat tubuh koi dari samping garis lateral ini terlihat memanjang dari depan ke belakan.

  12. marking pada kepala dan juga bibir bisa menambah keindahan ikan bila terlihat balance.

  13. Hi yang ada pada sirip dada sama sekali tidak boleh ada tapi kembali lagi bagi penilai karena jika itu menambah keindahan dan terlihat seimbang ada saja yang memberikan penilaian.

  14. Hi/marking pada sirip2 lain juga sangat tidak disukai dan biasanya manjadikan koi tidak mendapat katagori sebagai kohakuSanke/Taisho Sanshoku


Tidak ada komentar: